===

loading...
Loading...

SUARABMI.ID - Satgas Penanggulangan virus Corona (Covid-19) Provinsi Bali telah menyiapkan tempat karantina bagi pekerja migran Indonesia yang masuk ke Bali sebanyak 205 orang pada Minggu (22/3) malam melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Pekerja Migran ini pernah singgah di 8 negara.

Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19, Dewa Made Indra mengatakan, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan beberapa tempat telah disiapkan untuk menampung sementara pekerja migran ini, antara lain Bapelkes Tantu Jl. By Pass Prof Mantra, BPSDM Jl. Hayam Wuruk Dps, Balai Latihan Perhubungan Batubulan, dan lainnya. 
[ads-post]
Satgas juga sudah menyiapkan skema penjemputan para pekerja migran ini dari bandara dengan melibatkan semua stakeholder untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan sesuai protap dan akan ditempatkan di tempat karantina yang telah ditetapkan.

Bantuan rapid test diharapkan bisa secepatnya datang, dengan demikian para pekerja migran yang dikarantina dan masyarakat lainnya bisa melaksanakan tes Covid-19. Bagi yang hasilnya negatif, bisa pulang ke rumah masing-masing.

"Terkait kedatangan migran ini, Masyaraka diminta untuk tidak melakukan penjemputan. Para pekerja migran akan ditangani langsung oleh Satgas dan diarahkan ke tempat karantina untuk mengikuti tahapan sesuai protokol yang telah ditetapkan," tegas Dewa Indra di Denpasar, Minggu (22/3).

balitribun

205 TKI Pulang Lewat Bali, Keluarga Mereka Dihimbau Tidak Jemput di Bandara Karena Mereka Langsung Dikarantina

Diberdayakan oleh Blogger.