====

JANGAN LUPA INSTAL APP SUARA BMI DI PLAY STORE ATAU MELALUI LINK INI - BACA BERITA LEBIH RINGAN, MUDAH DAN CEPAT UPDATE ===>> APP SUARA BMI, atau WhatsApp

===

loading...
Loading...

SUARABMI.ID - Ratusan pekerja rumah tangga Filipina dilarang terbang ke Hong Kong menurut para agensi dimana pemerintah Manila memberlakukan larangan terbang ke Hongkong demi menjaga agar tidak ada pekerja migran yang terkontaminasi virus Corona.

Betty Yung Ma Shan-yee, ketua Asosiasi Pengusaha Domestik di Luar Negeri Hong Kong, mengatakan ia menerima puluhan telepon yang meminta bantuan pada hari Senin (3/2), sehari setelah pemerintah Filipina mengeluarkan larangan sementara dua arah yaitu penerbangan ke dan dari Hongkong.

Pengunjung yang datang dari China, termasuk Hong Kong dan Makau, tidak akan diizinkan masuk ke Filipina sementara orang Filipina yang kembali ke rumah akan dikarantina selama 14 hari. Orang Filipina juga dilarang bepergian ke Cina.

“Sekitar 200 hingga 300 pekerja rumah tangga diperkirakan terjebak di bandara, karena seperti yang Anda tahu beberapa penerbangan ke Hong Kong telah dibatalkan,” kata Yung.

“Seorang majikan memberi tahu saya bahwa pekerjanya, yang pulang untuk berlibur, membatalkan penerbangannya pada hari Minggu malam. Dia pikir itu masalah dengan maskapai, tapi ternyata itu karena larangan. ”

Yung mengatakan bahwa majikannya berusaha mengakali agar pembantunya kembali dengan transit di negara lain dulu sebelum ek Hongkong, namun tidak pasti apakah itu akan berhasil.
[ads-post]
“Yang kami khawatirkan adalah Indonesia bisa menjadi negara berikutnya yang mengeluarkan larangan serupa,” katanya. “Pemerintah Hong Kong harus melakukan lebih banyak langkah untuk meyakinkan pemerintah asing bahwa itu adalah tempat yang aman.”

Teresa Liu Tsui-lan, direktur pelaksana agen perekrutan tenaga kerja Pusat Layanan Ketenagakerjaan Technic, mengatakan larangan itu akan memengaruhi kedatangan pekerja baru di Hong Kong. Untuk perusahaannya, sekitar 100 pendatang baru dijadwalkan datang bulan ini, tetapi agensi hanya bisa memberi tahu pengusaha tentang penundaan kedatangan mereka, katanya.

Di antara majikan yang terkena dampak adalah Hely Shu, ibu dari bayi berusia dua bulan. “Karena saya dan suami sama-sama perlu bekerja, kami menyewa pembantu untuk merawat bayi itu,” kata Shu. “Dia berharap tiba pada hari Rabu, tetapi sekarang tiba-tiba rencanaku hancur berantakan.”

Liu memperkirakan sekitar 1.000 pekerja Filipina baru tiba di Hong Kong setiap bulan, menambahkan bahwa pihak berwenang telah memberi tahu agen-agen bahwa larangan sementara itu akan berlangsung hingga 29 Februari pada tahap ini.

Saat mengumumkan penutupan perbatasan lebih lanjut pada hari Senin, pemimpin Hong Kong, Kepala Eksekutif Carrie Lam Cheng Yuet-ngor, mengatakan pemerintah telah bekerja sama dengan konsulat Filipina dan dia juga telah meminta departemen Tenaga Kerja dan Imigrasi untuk menangani dengan kasus diskresi di mana visa kerja mungkin kedaluwarsa karena larangan ini.

“Banyak pekerja rumah tangga Filipina menyatakan takut kontraknya diputus karena mereka tidak bisa kembali,” katanya. “Kami menuntut agar orang Filipina diizinkan kembali ke Hong Kong untuk tujuan kerja, belajar, dan tinggal.”

sumber:scmp

Ratusan Pekerja Migran Dilarang Masuk dan Keluar Dari Hongkong dan Macau Oleh Pemerintah Filiphina, Hongkong Kuatir Indonesia Ikut – Ikutan Melarang Para TKI Terbang Karena Darurat Corona

Diberdayakan oleh Blogger.