====

JANGAN LUPA INSTAL APP SUARA BMI DI PLAY STORE ATAU MELALUI LINK INI - BACA BERITA LEBIH RINGAN, MUDAH DAN CEPAT UPDATE ===>> APP SUARA BMI, atau WhatsApp

===

loading...
Loading...

SUARABMI.ID - Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Kesehatan menggalang pengadaan masker untuk para Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Cilacap yang bekerja di Hongkong.

Kepala Dinas Kesehatan Cilacap, Pramesti Griana Dewi mengatakan pengadaan masker tersebut dilakukan usai Pemkab menerima informasi bahwa para PMI di Hongkong kesulitan memperoleh masker seturut mewabahnya virus Corona. Kalau pun ada, harganya sangat mahal. Itu pun dengan jumlah terbatas.

“Sedang diupayakan, untuk mengirimkan bantuan ke sana (Hongkong),” katanya.

Sementara ini ada sejumlah lembaga yang sudah siap membiayai pengadaan masker tersebut. Di antaranya, Palang Merah Indonesia (PMI) dan sejumlah badan zakat. Selain itu, ada beberapa lembaga nirlaba yang siap membantu pengadaan masker.

“Sudah ada yang sanggup membantu, ada PMI ada Baznas dan lain sebagainya, begitu,” ujarnya.
[ads-post]
Tetapi, dia mengakui hingga saat ini rekanan penyedia masker pun kesulitan memperoleh masker. Pasalnya, permintaan masker sangat tinggi menyusul wabah virus Corona.

“Saya menghubungi rekanan saja, semuanya masih belum bisa mengirimkan stok barangnya,” ucapnya.

Pramesti mengungkapkan, sebelumnya permintaan bantuan masker ini disampaikan Forum Komunitas Warga Cilacap di Hongkong. Koordinator forum, Sri Martuti, menyampaikan para pekerja migran asal Cilacap yang saat ini berada di Hongkong, sangat kesulitan mencari masker sebagai pelindung dari tertularnya virus Corona.

Informasi yang diperolehnya, di Hongkong, masker dijual dengan harga 380 dollar HK atau Rp 665 ribu per boks dengaan isi 50 lembar. Bahkan ada yang pedagang yang menjual hingga 1.000 Dollar HK, atau sekitar Rp1.750.000 per boks. Harga masker ini diperkirakan masih akan terus naik seturut langkanya masker di Hongkong. (gatra)

Pemkab Cilacap Galang Bantuan Masker untuk TKI Hongkong

Diberdayakan oleh Blogger.