====

JANGAN LUPA INSTAL APP SUARA BMI DI PLAY STORE ATAU MELALUI LINK INI - BACA BERITA LEBIH RINGAN, MUDAH DAN CEPAT UPDATE ===>> APP SUARA BMI, atau WhatsApp

===

loading...
Loading...

SUARABMI.ID - Ditengah hiruk pikuknya suasana dan berbagai aturan baru yang mendadak diadakan karena ketakutan akan penyebaran virus Corona yang menghebohkan dunia, banyak negara memberlakukan aturan baru seperti melarang warganya bepergian ke negara yang sudah terjangkit corona.

Seperti halnya Filiphina yang saat ini melarang warganya terbang ke Hongkong hingga membuat banyak buruh migran klimpungan, terlanjur cuti tak bisa kembali juga calon pekerja yang sudah siap terbang harus digagalkan lantaran aturan ini.

Namun aturan ini belum diterapkan di Indonesia dan negara lainnya. Indonesia hanya memperketat saja dimana sekiranya calon TKI kurang fit tak akan diberangkatkan karena rentan tertular virus Corona ditengah korban yang terus meningkat.

Dengan adanya aturan ini, banyak majikan di Hongkong kebingungan setelah pekerjanya cuti atau habis kontrak dan berencana mendatangkan pekerja baru. Mereka harus rela menunggu dengan waktu yang tak ditentukan.
[ads-post]
Menyikapi hal ini, pemerintah Hongkong tak tinggal diam. Aturan baru langsung dijalankan demi melindungi para majikan agar tidak kehilangan para pekerjanya.

Departemen Tenaga Kerja Hong Kong mengatakan pada hari Selasa ( 4 Februari 2020) bahwa kontrak kerja Buruh Migran yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga asing yang sudah akan habis dapat diperpanjang dalam beberapa bulan kedepan.

Perpanjangan itu ditujukan kepada majikan yang kontrak pekerja migrannya akan segera berakhir, tetapi pekerja yang baru direkrut tidak dapat datang karena larangan sementara oleh pemerintah setempat untuk keluar masuk ke China, Hong Kong dan juga Macau akibat wabah virus Corona.

Berdasarkan pengaturan tersebut, kontrak kerja para Buruh Migran yang akan berakhir pada atau sebelum 31 Maret 2020 ini , dapat diperpanjang hingga 31 Mei, selama kedua belah pihak sepakat.

Namun perlu diingat, aturan ini bersifat temporari, alias sementara dan hanya berlaku jika majikan menginginkannya. Bukan perpanjangan yang masanya hingga 2 tahun.

Daripada Pulang Tak Bisa Kembali, Pemerintah Hongkong Tawarkan Perpanjang Kontrak Sementara Tanpa Pulang untuk Pekerja Migran yang Masih Dibutuhkan Majikannya dan Kontraknya Habis

Diberdayakan oleh Blogger.