SUARABMI.COM - Beberapa waktu lalu seorang pembantu rumah tangga berusia 38 tahun bernama Baby Jane Allas dipecat setelah didiagnosis menderita kanker serviks stadium 3. Terlepas dari kenyataan bahwa ia mendapat cuti medis, majikannya memutuskan kontraknya secara sepihak.

Undang-undang di Hong Kong sebenarnya melarang majikan memecat pekerja rumah tangga mereka karena penyakit serius tapi mungkin aturan ini tak begitu disosialisasikan sehingga masih ada yang diberhentikan.

Setelah kontrak diputus, pekerja rumah tangga harus meninggalkan Hong Kong dalam 2 minggu terlepas dari apakah dia sakit parah atau di tengah-tengah menerima perawatan. 

Jadi, apa saja jalan yang tersedia di Hong Kong untuk pembantu rumah tangga dan majikan jika mereka diberhentikan karena sakit?
[ads-post]
1. Ketika seorang pembantu rumah tangga sakit, dia dapat memilih cuti tidak dibayar jika dia ingin melanjutkan kontrak kerjanya dengan majikannya. Menurut Tunjangan Penyakit Ketenagakerjaan dihitung sebagai 4/5 dari upah.

2. Seorang majikan dapat meminta pekerja rumah tangga untuk menandatangani surat yang menyatakan bahwa dia tidak menerima perawatan medis yang disediakan oleh majikan atau perusahaan asuransi dan dia akan memilih untuk kembali ke negaranya sendiri untuk perawatan lebih lanjut. Jika kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kontrak, itu akan menjadi kesepakatan bersama. Majikan masih harus membayar upah luar biasa pekerja rumah tangga, cuti tahunan (pro-rata), tiket pesawat (perjalanan tunggal) dan tunjangan perjalanan untuk memudahkannya kembali ke rumah.

3. Pembantu rumah tangga pada umumnya tidak diperbolehkan untuk menolak perawatan medis yang diberikan oleh praktisi medis terdaftar seperti yang diatur oleh majikan. Atau, dia dapat mengizinkan untuk pulang ke rumah untuk perawatan dengan biaya sendiri.

4. Pembantu rumah tangga yang tidak mengikuti ketentuan kontrak akan dipaksa untuk pergi cuti yang tidak dibayar.

5. Adalah melanggar hukum bagi majikan untuk memecat pekerja rumah tangga yang dibayar cuti sakit dan pekerja rumah tangga yang diberhentikan karena alasan ini dapat mengadu ke kantor Buruh seperti halnya Allas. Pekerja rumah tangga harus memastikan bahwa alasan pemecatan tidak semata-mata karena sakit karena majikan harus menentukan alasan alternatif pemecatan.

*dumsumdaily

Jika BMI Sakit Serius Seperti Kanker, Berikut Adalah Jalan Keluar Antara Majikan dan BMI yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Diputus Secara Sepihak yang Efeknya Harus Pulang Dalam Waktu 2 Minggu Tak Peduli Kondisi Sakitnya

Diberdayakan oleh Blogger.
close