SUARABMI.COM - Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan New Taipei City untuk mempromosikan solusi kota pintar. Kerjasama ini terkait dengan Indonesia sebagai salah satu negara mitra Taiwan dalam Kebijakan Baru Arah Selatan pada hari Selasa, 26 Maret.

Eman Suryaman, Penasihat Provinsi Jawa Barat dan Kepala Ekonomi partai politik Nahdlatul Ulama dan organisasi keagamaan, bertemu dengan Walikota Taipei Baru Hou You-Yi (侯友宜) untuk menandatangani perjanjian tersebut.

Delegasi Jawa Barat berada di Taiwan untuk berpartisipasi dalam Smart City Summit dan Expo yang berlangsung minggu ini.

Walikota Hou mencatat adanya perbedaan besar antara populasi Jawa Barat dan New Taipei, yaitu 50 juta orang yang tinggal di Jawa Barat banding 4 juta orang tinggal di New Taipei. Namun pengalaman New Taipei yang lebih cepat dengan inovasi teknologi menawarkan peluang untuk berkolaborasi dan memberi manfaat bagi masyarakat dari kedua belah pihak.
[ads-post]
Eman menyatakan bahwa sudah ada banyak perusahaan Taiwan yang investasi bisnis di Jawa Barat terutama di industri tekstil dan manufaktur karet.

Indonesia berharap kedua negara dapat meningkatkan hubungan mereka dalam bidang lain seperti kedokteran dan teknologi pendidikan.

Eman berharap MoU ini akan memacu perkembangan pesat Jawa Barat. Dalam bahasa mandarin, Eman menyatakan, “Saya harap kita semua akan menjadi satu keluarga besar.”

Indonesia akan menjadi salah satu negara yang masuk ke 10 besar ekonomi teratas dunia pada tahun 2030 dan saat ini Indonesia aktif mencari hubungan kerjasama dengan negara lain dalam hal teknologi untuk beradaptasi dengan revolusi industri keempat.

Ditandatanganinya MoU dengan New Taipei akan menyediakan hubungan kerjasama yang saling menguntungkan. Perusahaan Taiwan dan produsen produk di Taiwan akan dapat memasarkan produk mereka ke Indonesia yang perekonomiannya berkembang pesat pada tahun-tahun mendatang.

Indonesia tandatangani MOU Kota Pintar New Taipei dan Jawa Barat

Diberdayakan oleh Blogger.
close