Hei pengkhianat! Bahagiakah kamu sekarang ?

Aku berharap tulisanku ini sampai ke depan matamu dan berharap kamu membacanya. Iya ini aku, seorang yang telah kamu sakiti dengan sejuta kebohongan dan sandiwaramu disaat aku jauh mengais rejeki untukmu.

Aku hanya ingin memberitahukanmu  hidupku tidak sehancur yang kamu harapkan, bahkan aku sangat bahagia lepas dari dekapan sang pembohong. Benar saja Tuhan memperlihatkan hikmah setelah dalam hitungan bulan hubungan kita kandas.

Apa pikirmu mudah untuk melupakan semua hal yang pernah terjalin diantara kita? kamu datang dengan berjanji banyak hal dan memberi sejuta harapan lantas semudah itukah kamu menyepi dihati yang baru? Tanpa memperdulikan apa yang pernah kamu janjikan kepadaku?
[ads-post]
Andai suatu saat nanti  kita berjumpa, aku ingin melihat wanita seperti apa yang kamu nikahi itu? Mutiara berhargakah? Atau besi karatan yang dilapisi sinaran kilauan buatan?

Terimakasih pengkhianat sejati, dari kebohonganmu aku belajar untuk lebih berhati-hati dan satu hal lagi hidupku tak sehancur yang kamu harapkan.

Nah, sahabat BMI adakah yang mengalami hal demikian? Dihianati dan diselingkuhi oleh suami saat kita banting tulang? so pasti banyak, dan banyak juga yang mengharapkan kita hancur, betulkan..!

Apapun itu tetap jadilah wanita terbaik dan tertangguh yang bisa hidup dan menghidupi orang lain tanpa suami yang tak bisa apa - apa. Buang saja kelaut orang - orang yang hanya mau menyusahkan kehidupan kita, jangan kamu pelihara

Untukmu Pengkhianat Terhebat, Hidupku Tak Sehancur yang Kamu Harapkan

Diberdayakan oleh Blogger.
close