SUARABMI.COM - Gempa bumi beruntun bermagnitudo 5,8 dan 5,2 mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB),  Minggu (17/3/2019) sekitar pukul 14.07 Wita.

Warga Kota Mataram, Ibu Kota NTB, merasakan gempa yang cukup kuat. Warga yang kaget akan goncangan gempa itu berhamburan keluar dari rumah. Warga keluar dari rumah sambil menggendong anak-anak mereka. Mereka menunggu di luar rumah sampai goncangan gempa benar-benar reda.

Berdasarkan analisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa pertama bermagnitudo 5,8 dan berlokasi di 8.30 LS, 116.60 BT atau 24 kilometer di timur laut, Lombok Timur, NTB.

Pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer. Dua menit kemudian, atau sekitar pukul 14.09 gempa kedua kembali dirasakan warga.
[ads-post]
Gempa kedua bermagnitudo 5,2. Lokasi gempa kedua berada di 8.51 LS, 116.49 BT atau 7 Km barat laut Lombok Timur. Pusat gempa terdapat di kedalaman 11 kilometer.

Empat warga Lombok Timur mengalami luka-luka. "Untuk sementara kami mendapat laporan ada empat orang warga yang menjadi korban," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat Muhammad Rum seperti dilaporkan Antara.

Selain itu, dua wisatawan dikabarkan tewas akibat longsor di kawasan air terjun Tiu Kelep, Bayan, Kabupaten Lombok Utara (KLU), pasca-gempa magnitudo 5,8 mengguncang Lombok dan sekitar 40 orang wisatawan terjebak longsor akibat gempa itu.
Selain itu sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan. BMKG mengatakan gempa Lombok kali ini disebabkan aktivitas sesar lokal di sekitar Gunung Rinjani.

Lombok Diguncang Gempa Berkekuatan 5,8 dan 5,2, Banyak Rumah Roboh Hingga Korban Meninggal

Diberdayakan oleh Blogger.
close