SUARABMI.ID - Kisah pilu datang dari seorang wanita Taiwan yang menghadapi hari-hari kelam usai diperkosa oleh tuan tanah atau bapak kos di wilayah barat daya Taiwan.

Meski korban sempat berupaya untuk melawan saat diserang pelaku namun ia mendapati dirinya terancam diusir dari apartemen yang disewanya oleh pemilik apartemen.

Bapak kos tersebut mengatakan bahwa korban menimbulkan masalah bagi lingkungan sekitar karena dianggap terlalu cantik.

Dilansir dari media Taiwannews menyebutkan bahwa insiden tak terduga ini terjadi sekitar pukul 1 dini hari Senin, 18 Februari silam.

Setelah minum anggur dengan teman-teman, seorang wanita berusia 40 tahun bermarga Lee yang pada saat itu mengenakan rok mini dikabarkan sedang kembali ke komplek apartemennya yang terletak di Distrik Selatan Kota Taichung.

Ketika dia memasuki lift, seorang pria berusia 47 tahun bermarga Chang terus memperhatikan korban dan bersikap mencurigakan. Pelaku juga mengikuti korban ke dalam lift.

Ketika dia tiba di lantai di mana apartemennya berada, dia menuntut agar lelaki itu meninggalkan tempat kejadian. Alih-alih memenuhi permintaannya, Chang malah menarik rambut Lee dan seketika memeluknya.
[ads-post]
Chang kemudian menggulingkan Lee ke lantai dan mencoba menanggalkan pakaiannya dan memperkosa Lee. Tak lama setelah memperkosa Lee, lelaki ini pun segera pergi meninggalkan lokasi kejadian.

Lee segera memanggil polisi dan melaporkan kejadian ini. ketika Chang keluar dari lift lantai dasar ia tampak berdarah hingga membuat petugas keamanan curiga.

Penjaga keamanan apartemen lantas menghalangi Chang meninggalkan gedung. Polisi yang tak lama tiba di tempat kejadian segera menangkap Chang.

Penyelidikan awal oleh kepolisian menemukan bahwa Chang memiliki gangguan mental dan ketika mereka menanyainya tentang dugaan kekerasan seksual, dia mengatakan dia tidak tahu dan tidak yakin akan hal itu.

Dia kemudian dipindahkan ke Kantor Kejaksaan Distrik Taichung dan didakwa melakukan pelecehan seksual.

Kepada media Apple daily Lee mengatakan bahwa setelah insiden itu, istri pemilik apartemen dikabarkan datang ke apartemennya untuk menanyakan tentang kejadian itu.

Namun yang mengejutkan lagi, bukannya iba terhadap Lee, istri pemilik rumah itu malah memarahi dan menyalahkan Lee atas aksi penyerangan dan tindakan pemerkosaan itu.

Istri pelaku mengatakan, "Menjadi terlalu cantik juga dapat menyebabkan masalah." Lee mengatakan kunjungan sang istri pelaku ke apartemenya itu tak lama sebelum Lee menerima telepon yang memberitahukan bahwa kontrak sewa apartemenya dibatalkan dan dia memiliki waktu selama dua minggu untuk keluar dari apartemen tersebut.

Lee mengatakan pemilik hanya mengembalikan setoran dua bulan yang sebelumnya telah dia bayar dan tidak memberinya kompensasi atas insiden ini.  Lee menganggap hal itu tidak adil. Terlebih karena dia yang menjadi korban dalam kasus ini.
Ia mengatakan bahwa saat ini ia tengah berupaya mencari keadilan melalui sistem hukum Taiwan dan berharap orang lain tidak akan mengalami hal buruk seperti yang ia alami saat ini.

Dilansir dari media Apple Daily menyebutkan bahwa apartemen tersebut memang dilengkapi dengan kamera CCTV dan satpam. Namun sebelumnya juga telah banyak terjadi insiden penyerangan warga yang tinggal di apartemen itu.

Diduga satpam yang menjaga apartemen tidak bekerja sebagaimana mestinya sehingga korban seperti Lee yang terpaksa menelan pahit kejadian kelam dan ditendang keluar dari apartemen tersebut bukanlah kasus pertama dan belum ada yang berani melapor ke polisi.

Meski demikian kasus ini kini telah dibawa ke ranah hukum Taiwan dan akan ditangani oleh pihak berwajib.

Sumber : Taiwannews, Apple Daily, indogo

Dianggap Terlalu Cantik, Wanita Di Taichung Diserang Dan Diperk0sa Pemilik Apartemennya

Diberdayakan oleh Blogger.
close