====

JANGAN LUPA INSTAL APP SUARA BMI DI PLAY STORE ATAU MELALUI LINK INI - BACA BERITA LEBIH RINGAN, MUDAH DAN CEPAT UPDATE ===>> APP SUARA BMI, atau WhatsApp

===

loading...
Loading...

SUARABMI.COM - Fung Hoi Yung, majikan di Tin Shui Wai yang pada 21 Oktober 2017 lalu “menyetrum” paksa seorang PMI yang baru beberapa hari bekerja di rumahnya akhirnya mendapat putusan pengadilan.

Meskipun dalam persidangan sebelumnya, majikan tersebut menolak mengakui perbuatannya sebagai kejahatan seksual (pemerkosaan), namun hakim tetap menyatakan terdakwa terbukti telah melakukan kejahatan seksual terhadap PMI berusia 25 tahun yang baru beberapa hari bekerja di rumahnya mengasuh anaknya yang memiliki keterbatasan mental.

Informasi dari sumber di pengadilan, sikap terdakwa yang menolak mengaku bersalah di depan persidangan menambah berat hukuman yang harus dia jalani.

Di High Courts kemarin (13/02/2019) siang, hakim yang memimpin jalannya persidangan menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan memerintahkan kepada lembaga pemasyarakatan untuk memenjarakan terdakwa selama 10 tahun penjara.
[ads-post]
Hal yang menambah berat hukuman pada terdakwa disamping tidak mengakui bersalah dan tidak menampakkan sikap menyesali perbuatan, juga mempertimbangkan korban seorang Muslim dimana atas kejahatan yang dilakukan terdakwa membuat korban bukan hanya merugi sebagai korban, namun juga mengalami beban spiritual sebagai seorang Muslim dimana perbuatan terdakwa telah melanggar kehormatan.

Pertimbangan korban sebagai seorang muslim dalam kasus pemkerkosaan terhadap pekerja migran di Hong Kong selama ini merupakan peristiwa yang pertama.

Hakim juga mempertimbangkan, terdakwa tidak menggunakan kondom sehingga saat mengalami orgasme didalam organ kewanitaan korban, disamping menimbulkan resiko kehamilan, juga bisa menimbulkan resiko penularan penyakit menular seksual (PMS) seperti jamur, ghoonore, sipilis maupun penyakit lain.

applus

Majikan Hongkong yang Paksa BMI Melayani Nafsunya dari Depan dan Belakang Dihukum 10 Tahun Penjara

Diberdayakan oleh Blogger.