====

JANGAN LUPA INSTAL APP SUARA BMI DI PLAY STORE ATAU MELALUI LINK INI - BACA BERITA LEBIH RINGAN, MUDAH DAN CEPAT UPDATE ===>> APP SUARA BMI, atau WhatsApp

===

loading...
Loading...

SUARABMI.COM - Sepasang suami istri menjadi buron karena telah melakukan penipuan kepada calon TKI hingga mereka melakukan penipuan hampir 600 juta rupiah.

Keduanya bernama Teguh Kurniawan dan Vony Indrawati, keduanya telah menggelapkan uang calon TKI sejumlah 600 juta rupiah dengan janji Calling Visa mengatasnamakan PT.PDS, karena Vony merupakan salah satu staff cabang.

Setelah tim redaksi dan kepolisian mencari informasi lebih lanjut ternyata kedua orang ini telah melakukan tindakan penipuan calon TKI sebelumnya.

Vony Indrawati juga merupakan residivis kasus serupa. Dulu tidak ada media memviralkan, keluar dari penjara beraksi lagi dengan aman mereka pindah wilayah. 

Sekarang jangan biarkan mereka melanjutkan misi penipuan lagi, pastikan wajah keduanya dikenali masyarakat karena mereka adalah sindikat yang telah merencanakan semuanya dengan rapi.
[ads-post]
Mereka juga menggunakan KTP berganti-ganti dengan alamat palsu. Dari informasi sebelumnya, anggota keluarga mereka juga terlibat dalam kasus ini dan semuanya melarikan diri.

Tolong bantu sebarkan berita ini di sosial media supaya cepat mengetahui keberadaan kedua buronan ini maupun keluarganya.

Tim redaksi turut prihatin dengan para korban yang dijanjikan calling visa 3 bulan ke berbagai negara yang ternyata adalah bohong dan uang dilarikan.

Kami menghimbau kepada para calon TKI untuk mengurus mandiri jika ingin bekerja ke luar negeri.
Gunakan jasa agency (PJTKI RESMI) yang sudah terbukti memiliki testimoni baik dan bertanggung jawab atas keberangkatan TKI.

Berhati-hati juga jika akan menyerahkan uang kepada PT cabang dan dilarang memberikan uang kepada broker/sponsor apapun alasannya.

SIAPAPUN MEMBERI INFORMASI KEBERADAAN KEDUA ORANG INI AKAN DIBERIKAN IMBALAN. 5 JUTA/KEPALA (DIBERIKAN SETELAH PELAKU DIBEKUK)

Buron...! Hadian 5 Juta bagi yang Bisa Melaporkan Keberadaanya, Mereka Telah Menipu Calon TKI Senilai 600 Juta

Diberdayakan oleh Blogger.