SUARABMI.COM - Seorang TKW bernama Rahayu, 42 tahun, mengalami gangguan kejiwaan dan kini terlantar di Rumah Sakit Queen Mary, Pok Fu Lam tanpa ada majikan yang mengurus. Rahayu diantar polisi dan majikan ke Rumah Sakit Queen Mary sekitar seminggu sebelum berita ini diturunkan, dalam kondisi mengalami gangguan kejiwaan.

Selama seminggu itu pula, dokter dan perawat beberapa kali harus mengikat Rahayu dengan jaket khusus dan juga tali dari kain untuk mencegah agar jangan sampai BMI tersebut melukai dirinya sendiri. Rahayu kerap mengamuk sehingga akhirnya ditempatkan di bangsal psikiatri dan diawasi perawat siang dan malam.

“Sebenarnya kebetulan saja, saya dan teman-teman BMI yang sedang mengunjungi atau mengurusi nenek (majikan) atau teman di sini, ngelihat kok Mbak Rahayu ini ketawa-tawa sendiri, kita coba tanya, tapi namanya juga ada gangguan kejiwaan, nggak bisa jawab, susternya juga bingung,” kata Maria, seorang WNI yang secara kebetulan menemukan Rahayu.
[ads-post]
Maria menyatakan, semula Rahayu ditempatkan di kamar tidur bersama pasien biasa. Namun emosinya terus tak stabil selama beberapa hari, hingga akhirnya sejak Jumat, 28/12/2018, Rahayu dipindah rawat di bangsal psikiatri Rumah Sakit Queen Mary.

Maria sebenarnya telah menghubungi pihak KJRI untuk melacak majikan dan agen dari Rahayu. Namun Maria masih menunggu aksi lebih lanjut karena masa libur akhir tahun.

Rahayu pada Sabtu malam, 29/12/2018, tampak stabil dan terus-menerus tertidur. Perawat menyatakan Rahayu masih dalam masa observasi dan belum diketahui kapan boleh keluar dari rumah sakit.

suara

Idap Gangguan Jiwa, TKW Hongkong Ini Ditelantarkan Majikannya dan Ditinggal Pergi

Diberdayakan oleh Blogger.
close