SUARABMI.COM - Kecilnya gaji di dalam negeri membuat masyarakat pencari kerja mudah tergiur dengan iklan di media sosial (facebook dll) dengan iming-iming bekerja di luar negeri yang menjanjikan gaji besar dan proses cepat. Seperti yang dialami delapan orang laki-laki pencari kerja asal Jawa Timur yang dijanjikan akan dipekerjakan ke Singapura.

"Saya dapat aduan dari delapan orang laki-laki yang mengaku menjadi korban penipuan dengan modus dijanjikan akan dipekerjakan ke Singapura," ucap Yopi Kristianah, Tim Advokasi Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Blitar.

Lebih lanjut Yopi menjelaskan, delapan orang calon TKI tersebut, yaitu Imam Hambali asal Blitar, Bayu Febriawan asal Blitar, Febri Fernanda Putra asal Blitar, Nurman Hadi Ihwanto asal Trenggalek, Rizki Arvianto Syahfanani asal Trenggalek, Rizky Nur Pratama asal Trenggalek, Muhammad Wahid Hakim asal Brebes, dan Ngadiman asal Cilacap, Jawa Tengah.

"Mereka merasa tertipu oleh pihak perekrut karena apa yang diiklankan di facebook tidak sesuai dengan kenyataannya," kata Yopi
[ads-post]
Yopi mengatakan, sebenarnya ada 14 korban, tetapi hanya delapan orang yang mau mengadukan permasalahanya ke SBMI Blitar, sedangkan enam orang lainnya memilih tidak membuat aduan.

"Calon PMI yang semuanya laki-laki itu dijanjikan akan dipekerjakan ke Singapura oleh Yuyun Kustiati yang mengaku sebagai petugas lapangan PT Rastanura Rayani Saputra Cabang Blitar. Jumlahnya sebanyak 14 orang, tetapi yang mengandu ke SBMI hanya delapan orang,"
ungkap Yopi.

Kata Yopi, kerugian secara materi berupa uang yang diserahkan dari delapan orang itu ke pihak perekrut mencapai angka hampir Rp 200 juta.

Setelah mendapat aduan dari calon TKI korban penipuan tersebut, kata Yopi, pihaknya akan membuat pengaduan ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar dengan tembusan ke berbagai instansi pemerintah terkait.

"Kami akan memperjuangkan hak mereka yang telah dirampas oleh si perekrut dengan membuat pengaduan ke Disnaker dan ke Polres Blitar," pungkasnya. | sumber

Gara - Gara Tertipu Job di Facebook, 8 Calon TKI Tertipu Rp 200 Juta - Share Agar yang Lain Tidak Ketipu Lagi

Diberdayakan oleh Blogger.
close