SUARABMI.COM - Seorang TKW (tenaga kerja wanita) yang sedang bekerja di Taiwan, Wiwik Astutik (46), warga Dusun Leksono RT 02 RW 03, Desa Bendiljati Wetan, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, harus pulang saat dihubungi anaknya melalui telepon.

Wiwik pulang pada 15 Januari 2019 lalu setelah anaknya yang bernama Rosa Lina memberi tahu jika dirinya mendapat panggilan sidang teguran pengosongan rumah dari Pengadilan Negeri Tulungagung.

Ternyata Wiwik mendapat panggilan sidang berawal dari hilangnya seetifikat rumahnya. Sertifikat itu dicuri dan si pemegang sertifikat sekarang ada masalah dengan pihak lain sehingga Wiwik ikut jadi korban. Karena itu, dia melapor ke polisi.

"Laporan yang masuk tentang pencurian sertifikat hak milik. Pelapor seorang tenaga kerja wanita di Taiwan yang tiba-tiba mendapat surat teguran," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubag Humas AKP Sumaji, Jumat (25/01) pagi.
[ads-post]
Wiwik, menurut Sumaji, sebelumnya menaruh sertifikatnya dalam lemari saat dirinya merantau ke Taiwan. Namun, sertifikat yang dimaksud ternyata sudah hilang dari tempat semula.

"Saat pulang, korban ini langsung cek ke lemari tempat di mana sertifikat itu diletakkan. Tapi ternyata sudah hilang dari tempat semula," ungkap Sumaji.

Setelah dicari oleh Wiwik, diketahui sertifikat miliknya telah dikuasai  kakak kandungnya sendiri yang bernama Samsul Huda. Dan Samsul bermasalah dengan pihak lain.

"Diketahui siapa yang menguasai sertifikat itu. Kini sertifikat yang tiba-tiba dikuasai oleh kakak korban ini jadi masalah  dengan orang lain sehingga di bawa ke pengadilan," jelas Sumaji.

Meskipun telah diketahui siapa yang menguasai sertifikat, setelah menerima laporan, polisi belum dapat memastikan siapa pencurinya.  "Kami masih lakukan penyelidikan untuk masalah ini," pungkasnya. Atas peristiwa tersebut, Wiwik mengaku memgalami kerugian sebesar 600.000.000 rupiah.

tulungagung times

Ditinggal Jadi TKW ke Taiwan, Sertifikat Dicuri Dan Diusir Dari Rumah Saat Pulang Gara - Gara Kakak Kandungnya

Diberdayakan oleh Blogger.
close