SUARABMI.COM - Kasus pakaian atau gamis nyangkut saat berada di eskalator memang sering terjadi terutama di Hongkong, namun kali ini di Taiwan.

Seorang BMI di Stasiun Banqiao Taiwan pagi ini (24/2) mengalami insiden gamis nyangkut di eskalator saat ia hendak turun ke lantai bawah.
[ads-post]
Untung eskalator berhenti dan ada petugas yang membantunya, jika tidak bisa saja ia tertelah eskalator karena pakaiannya.

"Mbak - mbak yang liburan dan pakai gamis atau pakaian panjang sampai tanah hati - hati ya, pastikan rapikan pakaianmu saat di lift maupun eskalator, jangan sampai pakaianmu membuatmu celaka" Pesan salah seorang netizen.

Semoga kejadian ini menjadi BMI lainnya lebih hati - hati dan waspada, karena bukan tidak mungkin hal seperti ini bisa menelan kamu ke dalam eskalator. Waspadalah....!

foto: netizen

SUARABMI.COM - Salah seorang suami tenaga kerja Indonesia di Taiwan menghubungi redaksi dan meminta bantuan karena istrinya telah kabur dari pekerjaan resminya.

Merasa kuatir dan takut terjadi apa - apa, suaminya meminta ia pulang saja daripada menjadi kaburan di Taiwan.

"Maaf bpa/ibu tolong respon saya... saya minta pada bpa/ibu yang terhormat, istri saya telah kabur dari majikan nya saya minta bantuan anda supaya dia pulang kembali ke kluaraga saya" Tulisnya dalam pesan messenger.

Adapun istrinya itu bernama Titi Dewi Jayanti yang berasal dari Indramayu Jawa Barat. Menurut suaminya sebenarnya ia sudah  1 tahun di Taiwan dan kabur setelah ia bekerja 2 bulan.
[ads-post]
"Sudah satu tahun dia bekarja namun dia kabur senjak 2 bulan bekerja resmi nya, saya minta mohon sama BMI biar dia pulang kembali ke keluarga. Saya di kasih tau temen saya dia bekerja di rumah sakit yang sudah saya kirim, namun saya tidak tahun nomer berapa kamer dia. Saya mohon sebesar besar nya kapada ke pihak BMI tolong istri saya supaya pulang" Pintanya.

Ia sangat berharap istrinya segera pulang saja karena ia takut kehilangan istrinya kalau bekerja secara tidak resmi. Sebelumnya Titi bekerja menjaga akong di New Taipei Hospital Sanchong Branch.

Mungkin mbaknya membaca berita ini, dan semoga rumah tangga mereka tidak bermasalah dan semua masalah segera selesai. Ingat jangan kabur, resikonya besar.

Mbaknya jika membaca bisa menghubungi redaksi mbak untuk memberikan jawaban.

SUARABMI.COM - Menutup mulut orang yang tidak suka dan benci terhadapmu tentu sangatlah sulit, tetapi menutup telingamu dari mereka yang membencimu pasti mudah kamu lakukan, tatkala kamu latih hatimu dengan kesabaran dan keikhlasn.

Lantas, seburuk apapun orang membicarakanmu, sebanyak apapun orang membencimu, hingga akhirnya dia memfitnahmu tanpa belas kasih, maka biarkanlah! sungguh tugasmu hanya terus menjaga hati agar tetap bersabar.

Tidak Perlu Menggubris Perkataan Buruknya Dibelakangmu, Cukup Kamu Fokus Pada Hatimu Agar Tidak Pernah Membenci.

Tidak usah bersusah payah menggubris perkataan buruknya dibelakangmu, biarkan dia membiacarakanmu tiada henti, dan yang harus kamu lakukan adalah cukup kamu fokus pada hatimu agar tidak pernah membenci.

Fokuslah pada pikiranmu, kendalikan ia agar tetap berpikir bijaksana dan lunak dengan berhusnuddzan, karena itu lebih baik dan akan membuatmu lebih bersabar.

Jangan Terpancing Keadaan Lalu Emosi, Perlihatkan Kepadanya Bahwa Kamu Baik-Baik Saja Meski Dicaci Olehnya.
[ads-post]
Kendalikan hatimu, jangan pernah terpancing keadaan lalu emosi, perlihatkanah kepadanya bahwa kamu baik-baik saja meski dicaci dan diperlakukan buruk olehnya.

Karena sungguh pembalasan terbaik dan terindah kepada dia yang selalu berlaku buruk adalah dengan bersabar dan ikhlas, sebab melihatmu baik-baik saja meski berusaha dia jatuhkan adalah hal yang akan menyakitinya.

Jangan Buang Waktumu Dengan Terus Memikirkan Hinaannya, Sungguh Fokus Pada Kebaikan Allah Itu Lebih Baik

Intinya jangan pernah buang waktumu dengan terus memikirkan hinaannya, sungguh fokus pada kebaikan Allah itu lebih baik dan jauh lebih menenangkan.

Maka tatkala ada yang mengusik hidupmu dengan kebencian, bergegaslah kamu bergantung kepada Allah dengan terus berbaik sangka kepada-Nya, karena itulah yang akan membuatmu memiliki energi untuk tetap kuat dalam kesabaran dan keikhlasan.

Lagipula sadarlah, ada banyak hal yang harus kamu lakukan daripada hanya fokus kepadanya, kepada dia yang selalu berbuat buruk kepadamu, maka berpikirlah cerdas dan tetap bijaksana menghadapi segalanya.

Biarpun keadaan menyeretmu dalam luka, maka pastikan kesabaran dan keikhlasanmu harus selalu lebih besar dari rasa sakitmu.

Oleh sebab itu, mulai dari sekarang kamu harus belajar menutup telingamu dari hal-hal yang hanya akan membuatmu lemah dan membenci.

Abaikan dia yang selalu membabi buta menaruh kebencian terhadapmu, abaikan komentar buruknya terhadapmu, tapi jangan pernah tutup hatimu untuk membalasnya baik, dan cukup anggap saja perbuatan buruknya tidak pernah hadir dalam kehidupanmu.

humairoh
Diberdayakan oleh Blogger.
close