SUARABMI.COM - Bekerja berurusan dengan mesin memang penuh resiko walaupun secanggih apapun mesin itu, resiko pasti ada saat kita tidak konsentrasi dan lengah.

Seperti yang dialami oleh Andika Prasetyo, baru 6 bulan ia bekerja di Pabrik Sperpart Yamaha Taoyuan, Shen Ching, TKI asal Pati ini harus merasakan sakitnya tergencek mesin.

Akibat insiden ini, jari manisnya patah, dan telapak tangannya mengalami kerusakan saraf hingga harus dilakukan operasi.
[ads-post]
Saat ini, Andika yang berangkat dari PT. Indo Duta Sembada ini dirawat di rumah sakit Chang Gung Hospital pasca operasi yang dilakukan oleh dokter untuk menyembuhkan lukanya.

Bagi sahabat BMI yang bekerja dengan alat berat dan mesin, diharapkan hati - hati dan jangan melamun, karena musibah bisa datang kapan saja.

Untuk Andika, semoga segera pulih dan dapat bekerja kembali seperti sediakala dan mendapatkan hak - haknya selama ia tidak bisa bekerja.

Motif pelaku mutilasi Budi Hartanto (28) warga asal Mojoroto, Kota Kediri akhirnya terungkap. Aris Sugianto atau AS (34), warga Desa Mangunan, Kacamatan Udanawu, Kabupaten Blitar mengaku sakit hati karena setelah berh*bungan b*dan, korban tidak diberi uang oleh Aris.

"Jadi korban dan tersangka AS ini merupakan pacar sesama jenis," ungkap Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Toni Harmanto, Senin (15/4/2019).

Toni menambahkan, korban dan tersangka Aris sudah berh*bungan b*dan atau becinta selama tiga kali di setelah pacaran. Dan setiap kali selesai berh*bungan b*dan, tersangka Aris selalu memberikan uang.

"Nah, pada saat itu, korban minta uang setelah berh*bungan b*dan, tapi tidak dikasih oleh tersangka Aris," beber Toni.
[ads-post]
Sementara itu, Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Gupuh Setiyono membeberkan, berh*bungan b*dan sesama jenis terakhir yang dilakukan korban dan tersangka Aris yaitu di warung milik Aris di Jalan Surya, Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri.

"Karena tidak diberi uang, korban marah-marah dan memaki tersangka AS hingga didengar tersangka AJ," tambah Gupuh.

Dari cek cok itulah, korban akhirnya dibunuh dan dimutilasi oleh kedua tersangka menggunakan parang yang ada di warung tersebut. Kepala korban juga dipenggal di warung tersebut dan akhirnya dibuang terpisah dengan tubuhnya.

Kepala korban dibungkus tas plastik dan dibuang di Sungai Desa Jabang, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. Sedangkan tubuh korban korban dimasukkan koper dan dibuang ke bawah Jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.

Setelah mayat dalam koper ditemukan warga, tim gabungan yang dipimpin Kasubdit Jatanras Polda Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Leonard Sinambela akhirnya berhasil menangkap kedua pelaku setelah 9 hari penyelidikan.

jatimnow

SUARABMI.COM - Pemilu luar negeri yang kebetulan dilaksanakan kemarin 14 April bertepatan dengan hari libur sehingga banyak BMI yang berpartisipasi dimana hal ini membuat panitia pemilu kuwalahan.

Setelah nyoblos, BMI kembali ke aktifitasnya yaitu liburan, ada yang jalan - jalan dan ada pula yang mangkal di tempat tongkrongan BMI seperti tempat karaoke dan dugem, Thai OK.

Semalam terlihat banyak BMI yang tertangkap saat tiba - tiba Polisi beserta imigrasi menggerebek Thai OK.
[ads-post]
Terlihat puluhan TKW dan TKL Indonesia di borgol dan digiring oleh Polisi untuk diamankan dan di bawah ke penjara sementara.

Mereka yang tertangkap, bakal di deportasi dan tidak bisa lagi memasuki Taiwan kecuali ada jaminan dari keluarga yang merupakan warga Taiwan.

Beriktu videonya
Diberdayakan oleh Blogger.
close