SUARABMI.COM - Entah apa alasannya, Dwi Hartatik, TKW asal Jl sidomukti gang 1. Dusun Jogoragan desa Ngunut kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo ini menghilang dari keluarganya.

Hartatik sebagaimana dikatakan oleh adiknya, sudah 20 tahunan di Hongkong tanpa kabar sama sekali dan tak ada yang mengetahui kondisinya.
 
"Saya dan keluarga saya sedang mencari keberadaan kakak saya yang kuranag lebih 20 tahun kami tidak bertemu. Sekitar 20 tahun lalu kakak saya menjadi TKW di luar negri tepatnya di Hongkong dan bermula dari itu dia tidak ada kabar sampai sekarang" Ungkap Totok.

Keluarganya telah melakukan berbagai cara untuk mencarinya namun hingga saat ini nihil tanpa hasil. "Pernah kami meminta bantuan ke KJRI tapi disana dimintai no KTP hk dan tentu saja kami tidak tau no ID nya" Kata adiknya.

Ada juga kabar burung yang mengatakan kalau Hartatik telah pulang Indonesia, tapi keluarga malah bingung, dimana di Indonesia dan kenapa tidak kerumah.
[ads-post]
"Kami sangat berharap masih bisa bertemu dengannya apapun keadanya bagaimanapun keadanya sekarang kalau dia masih hidup kami sekeluarga sangat menanti kepulangya. Kalaupun dia sudah menikah atau sudah berumah tangga kami sangat bahagia apa bila di pertemukan dengan keluarganya" Tuturnya

Keluargapun berpesan kepada Hartatik dengan harapan pesan ini sampai ditelinganya bagaimanapun caranya.

"Mbak pulanglah mbak kami sangat merindukan mu. Kami selalu berdoa untuk mu, ibu sangat mengharap kedatangan mu mbak. Pulanglah ke kampung halaman mu bagaimanapun kondisimu kami sangat berharap bisa bertemu dengan mu." Tutur Totok

SUARABMI.COM - Seorang pekerja rumah tangga Filipina yang dikurung dan kelaparan selama hampir seminggu telah diselamatkan di Jeddah, Arab Saudi.

Gina Abcede, yang telah bekerja selama dua tahun di rumah majikannya, mengatakan dia dikurung dan tidak punya makanan selama enam hari. Abcede terpaksa memakan makanan yang dibuang ke tempat sampah untuk bertahan hidup. Dia mengambil video penyekapan itu dan videonya menjadi viral.

Dia berkata karena dia tidak punya makanan dan harus minum obat, dia terpaksa memakan sisa makanan di tempat sampah. Dia mengatakan makanan yang dia peroleh membantunya bertahan hidup sampai hari ketujuh.
[ads-post]
Ketika Abcede mengkonfrontasi majikannya tentang mengapa dia tidak diberi makanan, majikannya mengatakan itu adalah hukuman karena tidak melakukan permintaan dari anak majikannya dan untuk meminta hari libur. Anggota dari kelompok pekerja migran Ang Kaagapay Ng Bawat OFW Advokat menyampaikan kasus Abcede ke Kantor Tenaga Kerja Luar Negeri Filipina di Jeddah, yang berangkat untuk menyelamatkan pekerja rumah tangga.

Atase Buruh Nasser Munder memuji orang-orang yang membantu penyelamatan Abcede. Munder mendesak semua pekerja migran Filipina yang tertekan di Arab Saudi untuk segera melaporkan kepada POLO masalah apa pun terkait pekerjaan mereka. Munder mengatakan pemulangan Abcede sedang diproses dan dia akan segera kembali ke Filipina.

SUARABMI.COM - Ketua Perempuan Tangguh Pilih Jokowi (Pertiwi) Jawa Timur, Lita Machfud Arifin menyapa dan mengajak para pekerja dan Warga Negara Indonesia (WNI) di Hongkong untuk mencoblos Capres-Cawapres Nomor Urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin.

Bersama pengurus PDI Perjuangan Hongkong dan Macau yang diketuai Bernard Hutabarat serta Ketua Emak Militan Jokowi Indonesia (EMJI), Killa, Lita mengajak WNI yang ada di Hongkong untuk memenangkan Jokowi di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

“Jangan mengatakan Jokowi pasti menang, jangan. Tapi kita sampaikan bahwa Jokowi harus menang,” kata Lita saat memberikan semangat kepada WNI di Tsim Sha Tsui, Hongkong, sebagaimana dikutip dari Jatim Now, Minggu (24/3/2019).

Di hadapan para WNI di Hongkong itu, Istri Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin itu membeberkan alasannya mengapa tidak boleh mengatakan Jokowi pasti menang, tetapi Jokowi harus menang.

“Kalau kita pasti menang, kita akan santai, tidak berusaha lebih giat lagi, lebih keras lagi. Tapi kalau kita katakan harus menang, kita mengingatkan orang-orang di sekitar kita supaya memilih Jokowi,” paparnya.
[ads-post]
Ia mengajak para WNI yang ada di Hongkong maupun di Macau, serta WNI yang ada di belahan negara lainnya untuk mendatangi dan mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS) pada 17 April 2019 mendatang.

“Jangan lupa mencoblos di 17 April 2019. Dan mencoblos itu keren, karena menentukan nasib bangsa Indonesia 5 tahun ke depan,” harapnya.

Dari animo WNI yang ada di Hongkong, Lita optimis suara kemenangan Jokowi mencapai lebih dari 80 persen.

“Saya melihat di sini, bisa melebihi 80 persen kemenangan Pak Jokowi-KH Ma’ruf Amin,”
jelasnya.

Kehadiran Ketua Pertiwi Jatim ini disambut para pekerja dan WNI yang ada di Hongkong. Bersama WNI di Hongkong, Lita ikut berdesak-desakan naik MTR (Mass Transit Railway), angkutan cepat di Hongkong.

Lita juga berdiskusi membahas Pilpres 2019, yang menurutnya Jokowi harus menang untuk melanjutkan pembangunan Indonesia lebih baik lagi. Selain itu, mereka menggelar deklarasi bersama Emak Militan Jokowi Indonesia (EMJI) Hongkong untuk mendukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin.
Diberdayakan oleh Blogger.
close